In Event Oto Tips Trik Oto

Mengapa Memilih Kaca Film V-KOOL?



Salam otomotif Sobat Spioner. Trims udah berkunjung di blog ini. Kali ini aku akan memberi informasi otomotif tentang kaca film. Tau khan pentingnya kaca film untuk mobil. Bukan sekadar aksesoris loorrr, tapi sangat penting melindungi kulit kita dari radiasi sinar matahari! Yuk baca selengkapnya.

Jika menyebut kaca film, benakku langsung tertuju kepada mobil. Soalnya mobil biasanya menggunakan kaca film bukan hanya sebagai aksesoris namun ada hal yang lebih penting. Dan bicara kaca film, aku langsung terbayang kaca film V-Kool. Ya V-Kool.

Aku akrab mendengar merek ini, karena populer dan bahkan diidentikkan dengan kaca filmnya mobil menengah ke atas. Tentu saja kualitas menjadi jaminan. Lalu seperti apa kualitas sebenarnya kaca film V-Kool itu? Seberapa penting sih kaca film untuk melindungi kita saat berkendara atau pun saat di gedung?

V-Kool dan mobil123.com (foto mobil123.com)
Jakarta itu cuacanya terkenal panas. Berkendara di jalanan ibukota sudah pasti wajib pakai AC sebagai pendingin dan juga kaca film sebagai perlindungan terhadap cahaya tampak yang silau. Eh bahkan yang penting perlindungan terhadap radiasi sinar matahari!

Oleh karena itu memilih kaca film sebagai perlindungan mesti cermat dan tepat. Agar bukan hanya nyaman namun juga aman bagi kesehatan kita. 

Lalu seberapa bahaya sinar matahari sih?

Mungkin sudah tau, kalau sinar matahari yang terpancar ke bumi itu mengirimkan 3 macam gelombang, yakni sinar infrared/ inframerah (IR), ultraviolet (UV) dan sinar cahaya tampak (Visible Light/ VL). Komposisinya ketiganya, masing-masing adalah 53% (IR) : 3% (UV) : 44% (VL).
Gelombang sinar matahari.  (Materi V-Kool)
Nah Infrared tak dapat terlihat oleh mata telanjang kita, tetapi dapat kita rasakan sebagai panas. Sementara Ultraviolet juga tak terlihat oleh mata telanjang. Prosentase UV paling kecil (3%) namun efeknya paling besar dan berbahaya. Jika penyinaran UV dilakukan terus menerus, maka bisa berakibat penuaan dini, kanker kulit serta kerusakan kornea mata/ katarak. Kalau VL atau cahaya tampak berguna untuk penerangan. Dengan penerusan cahaya tampak yang besar akan mengurangi energi yang digunakan untuk pencahayaan interior.

Jelas perlindungan terhadap sinar matahari itu penting. Soo perlindungan untuk mobil, biasanya menggunakan kaca film. Kaca film yang berkualitas tinggi, mampu memberikan efek seperti mengurangi cahaya matahari, efisiensi energi, meningkatkan keamanan, dan meningkatkan penampilan. 

Nah aku bahas satu-satu, dan simpulkan apa yang aku pahami sesuai dengan penjelasan yang aku terima saat acara Blogger Gathering yang digelar V-KOOL Indonesia dan Mobil123.com Portal Otomotif No 1 serta Komunitas ISB (Indonesia Social Blogpreneur). 

Acara bertema "Tips Memilih Kaca Film Berkualitas" itu digelar pada Rabu (26/7/2017) di V-KOOL Flagship Outlet, Kemayoran, Jakarta Pusat itu menghadirkan narasumber dari V-Kool Indonesia. Soo pastinya informasinya bermanfaat banget untuk lebih mengenal tentang kaca film. Sekaligus mengetahui tips bagaimana memilih kaca film berkualitas.

Mengurangi Cahaya Matahari

Kaca film salah satunya adalah untuk melindungi terhadap sinar matahari. Seperti dijelaskan oleh Monita Cherline selaku Promotion & Advertising Manager, saat tes kaca film V-Kool di lantai 1, V-KOOL Flagship Outlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, bahwa saat sinar matahari bertemu kaca maka ada 3 hal yang terjadi, yakni sinar matahari akan masuk diteruskan (transmit), diserap (absorb) atau dipantulkan (reflect). Nah kaca film V-Kool itu menolak panas, bukan menyerap! 

"Kaca film V-KOOL melindungi dari panas sinar infra merah dan sinar ultra violet karena film V-Kool adalah menolak panas bukan menyerap panas,"
kata Monita.

Monita jelaskan tentang kaca film V-Kool. (foto spion.id)

Kemampuan itu berkat teknologi V-Kool yang mengadopsi coating pesawat Stealth Bomber atau dikenal dengan nama pesawat Siluman. Pesawat yang berperan besar di Perang Teluk dulu. Pesawat itu mampu 'hilang' dari radar karena karakteristik kemampuan memilih gelombang. Sehingga mampu  memilih, memantulkan, menolak dan mengirimkan/ meneruskan panas.

Ilustrasi pesawat Stealth Bomber. (i.kinja-img.com)

Nurlaela Sari, selaku Marketing Executive V-Kool Indonesia menjelaskan bahwa kaca film V-Kool didukung bahan dasar utamanya adalah Polyester. Kaca film V-Kool terdiri dari 6 lapis, antara lain lapisan  liner,  lem untuk menempelkan ke kaca, Polyester bening berlapis metal (1 MIL),   lem untuk laminasi, Polyester bening (1/2 MIL) dan terakhir lapisan anti gores.  Filter penolak panas V-Kool terletak diantara dua polyester bening.  (Lihat gambar di bawah ini).
Komposisi kaca film V-Kool. (Materi V-Kool)
"Itulah yang memungkinkan kaca film V-Kool menolak panas bukan menyerap panas," jelas Nurlaela Sari pada kesempatan yang sama. 

Jelas bahwa kaca film V-Kool mampu mengurangi bahaya radiasi sinar matahari dan tidak tembus panas saat berkendara.

Nurlaela Sari sedang presentasi tentang kaca film V-Kool. (foto spion.id)

Meningkatkan Keamanan

Kaca film bisa meningkatkan keamanan dari pancaran sinar matahari. Mulai dari gangguan silau sinar matahari, hingga melindungi kulit dari radiasi UV maupun IR.  UV bisa berefek berbahaya, jika penyinaran UV dilakukan terus menerus, bisa berakibat penuaan dini, kanker kulit serta kerusakan kornea mata/ katarak.

Nah V-Kool yang berbahan dasar kaca film  Polyester adalah bahan yang kualitasnya bagus. Prosesnya menggunakan DC Magnetron Sputtering Machine. Lapisan logam atau metal yang ditembakkan sangat kecil, seperti atom yang ketebalannya lebih tipis dari sehelai rambut ditanam ke top 1% polyester film terbaik di dunia yang jernih dan terbukti mampu bertahan lama. 

Polyester bening tahan lebih lama. Film bertumpuk logam berlapis. Polyetser berlapis metal bukan hanya sekali lapis, namun 7 kali pelapisan metalnya. Filter penolak panas V-Kool terletak diantara dua polyester bening.  Ini yang membuat daya tolak panas tinggi. 

Itu terbukti saat dilakukan pengujian. Kaca film V-Kool dan kaca film merek lain disorot dalam beberapa detik dengan lampu 500 watt! Hasilnya? Kaca merek lain langsung meleleh terbakar, sedangkan V-Kool tidak.

Uji kaca film V-Kool dibanding merek lain. (foto spion.id)

Uji coba lain saat aku mencoba masuk di dalam mobil dengan menggunakan kaca film V-Kool dan tidak. Disorot dengan lampu 500 watt beberapa menit. Hasilnya di mobil dengan kaca film V-Kool tak gerah, karena terlindung. sementara menggunakan kaca film lain, langsung gerah.

Uji kaca film V-Kool di dalam kabin dengan sinar lampu 500 watt. (foto spion.id)

Efisiensi Energi

Saat berkendara, AC pasti dalam kondisi menyala, untuk meredam panas. Namun jika AC menyala tentu menyedot konsumsi BBM lebih boros dibanding tidak menggunakan AC. Bayangkan jika dalam kabin panas matahari yang masuk tanpa perlindungan kaca film, jelas kabin panas bukan? Konsumsi AC juga lebih banyak.

Nah jika menggunakan kaca film maka kabin lebih cepat dalam kondisi normal. Terlindung dari sinar matahari yang masuk. Dampaknya BBM lebih efesien, karena AC tak bekerja lebih keras.

Seperti yang dicontohkan Nurlaela, saat mobil parkir di tempat terbuka, terpapar panas matahari, maka kaca film bisa melindungi kabin tak cepat panas. Kaca film V-Kool memberikan daya kemampuan mengembalikan ke suhu normal pada kabin 25% lebih cepat dibanding kaca film lainnya. Ini jelas berdampak pada konsumsi BBM saat mobil sudah digunakan.

Ehhh kaca film V-Kool juga bisa mengaplikasikan V- pada gedung dan hunian lhoo. Interior gedung bisa terlindungi  dari sinar UV dan menjaga suhu ruangan tetap sejuk sehingga penggunaan AC bisa diminimalisir.
Ruangan tempat acara menggunakan V-Kool. (foto spion.id)

Meningkatkan Penampilan

V-Kool seringkali digunakan oleh mobil-mobil mewah, dan menambah tampilan makin memikat. Seperti mobil Camry milik Bossku di kantor yang menggunakan kaca film V-Kool. Tongkrongannya lebih terkesan cool dan mewah. Tak heran kalau membeli mobil-mobil berkelas biasanya sudah include  kaca film V-Kool. 

Artinya mobil yang terpasang kaca film V-Kool lebih dihargai, dan bisa jadi selling poin. Selain meningkatkan penampilan, V-Kool juga tahan lama. Susah rusak dengan penggunaan standar. 

"Kami memberikan garansi 5 tahun, tapi kami jamin V-Kool berdaya tahan lama," jelas Monita.

Kaca film V-Kool. (foto spion.id)
Sooo, Mengapa Mesti Pilih V-Kool?

Faktor yang layak menjadi pertimbangan menggunakan produk V-Kool, bukan hanya kualitasnya namun juga menyangkut layanan profesional V-Kool di Indonesia.  Aku simpulkan beberapa alasan memilih kaca film V-Kool.  

1. V-Kool sudah berpengalaman 21 tahun dan berstandar internasional. Produk film V-Kool diproduksi oleh perusahaan global, yang tersebar di dunia. Mengaplikasikan teknologi canggih yang diakui bahwa kecanggihan teknologi pelapis kaca V-Kool menjadi salah satu dari 100 penemuan yang bermanfaat pada abad ini.  

2. Produk V-Kool hanya konsentrasi produk kaca film. Fokus mengembangkan riset dalam  menghasilkan kaca film yang berkualitas baik. Ada dua tempat produksi di dunia.  Kualitas premium diproduksi pabrik Southwall Technologies di USA dan Jerman.

3.  Tehnologinya paling depan, mengadopsi tenologi canggih pesawat Stealth Bomber. Hal ini menjamin bahwa film V-Kool memiliki kualitas tak sembarangan.  

4. Di Indonesia sudah ada jaringan di 82 dealer, di 40 kota.  Imagenya  sudah terkenal dan menjadi kaca film paling baik di tanah air saat ini. jaringan yang luas memudahkan konsumen saat membutuhkan layanan. Outletnya mudah dikenal, menjaga keaslian V-Kool dengan tak menjual yang lain.

Materi V-Kool.

5. Layanan purna jual yang dijamin. Ada garansi sehingga purna jual terjaga. Garansi resmi 5 tahun dijamin oleh V-Kool.

6. V-Kool disupport oleh teknisi yang terampil dan pengalaman. Ini membuat pemasangan V-KOOL lebih aman dan terjamin rapi berkualitas.   

7. Cek Spesifikasi di Website Resmi. Segala informasi tentang produk dan spesifikasi ada di situs resminya: www.v-kool.com. Ini memudahkan konsumen dalam layanannya.  

8. Mobil yang terpasang kaca film V-Kool itu lebih cool dan keren lhoo. Penampilannya lebih elegan dan memikat. Itulah kenapa banyak mobil mewah yang menggunakannya. Eh sudah banyak mendapat penghargaan loor termasuk dari MURI (Museum Record Indonesia).

Salah dua penghargaan. (foto spion.id)

Penghargaan V-Kool. (Materi V-Kool)

Sooo, rasanya memilih kaca film bagi mobil maupun hunian ataupun office sudah harus memperhitungkan banyak aspek. Bukan hanya nyaman, namun juga aman dari bahaya sinar matahari. Kenali manfaatnya, lalu pilihlah kaca film yang tepat berkualitas. 

Eh kalau mau pasang V-Kool di Jakarta, bolehlah pilih lokasi V-KOOL Flagship Outlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. Sambil menunggu pemasangan 3-4 jam, bisa bersantai di lantai 2 yang adem, karena kaca sekelilingnya menggunakankaca film V-Kool 20%, tak silau dan sejuk hehee. Sekaligus bisa main bilyar lhoo heheheee.

Oke deh segetu dulu informasinya Sobat Spioner. Yukk cek lagi kaca film kita. V-KOOL, You deserve the best!

#SalamSpion

IG@spion.id aka @rahabganendra

Foto cover: Monita dan stafnya sedang menunjukkan kaca film V-Kool. (foto spion.id)

Read More

Share Tweet Pin It +1

32 Comments

In Tips Trik Oto

Bermimpi tentang Mobil Berdaya Angkut Besar, Harga Sesuai Budget


Ketika kendaraan pribadi sudah menjadi kebutuhan; ketika banyak aktivitas membutuhkan sarana transportasi pribadi; dan ketika sisi pragmatis menjadi pertimbangan yang tak bisa ditawar di antara hukum ekonomi—apalagi setiap orang membutuhkan keselarasan antara kebutuhan dan kesenangan—maka hitungan budget menjadi salah satu penentu ketok palu memiliki mobil idaman.

KENDARAAN pribadi, seperti mobil di era sekarang, sudah jamak dimiliki banyak orang. Paling tidak, memiliki mobil tidak lagi didominasi oleh kalangan atas. Ini seiring dengan kemudahan membeli dengan sistem pembayaran yang beragam. 

Selain itu ada sebab lain. Laa... namanya juga orang hidup, maka beraktivitas, bersosialisasi, hingga jalan-jalan menghabiskan waktu libur sudah menjadi kebutuhan. Bukankah menjadi jauh lebih enak bila didukung oleh kendaraan pribadi yang sesuai. Oleh sebab itu, siapa sih yang tidak bermimpi punya mobil yang cocok dalam menunjang segala aktivitas kebutuhan kita?

Bersama keluarga piknik ke Magelang saat momen Lebaran. (Foto dokpri)
Sejak tujuh tahun lalu aku hidup di kota besar seperti Jakarta. Banyak waktu yang kuhabiskan di sini terkait pekerjaan—meskipun aku punya rumah dan saudara di Bogor. Kawasan Jabodetabek bukanlah kawasan yang asing bagi para pekerja urban seperti aku. 

Mobilitas di Jakarta terkait pekerjaan tak kurang berdurasi delapan jam, masih ditambah kegiatan pribadi keseharian. Beruntung jam kerja di kantorku tak begitu ketat. Tugas-tugas yang terkait dunia digital, bisa aku tangani dari mana saja. Syaratnya, akses internet memadai. Namun demikian, itu sudah menghabiskan waktu yang cukup panjang.  

Mobil Tangguh Punya Ruang Luas 

Mobil menjadi kebutuhan vital dalam menunjang pekerjaanku, terutama saat memiliki kebutuhan di luar kantor. Mobil kantor tentu menjadi andalanku. Sarana yang mumpuni memang menjadi hal yang krusial di kota metropolitan Jakarta. Ketangguhan dan kemampuan mobil idamanku yang terpenting menyangkut ruang luas dan lapang. Mengapa? 

Aku memiliki empat saudara kandung di perantauan—kota Bogor. Dengan mobilitas masing-masing sebagai pekerja, mobil menjadi kebutuhan vital, terutama saat berkebutuhan keluar kota, mudik lebaran, hingga sekadar jalan-jalan untuk rekreasi. Jadi bukan sekadar mobil, namun mobil yang berdaya angkut besar. Punya ruang luas, sehingga muatnya bisa banyak.

Terasa banget saat momen mudik. Mudik yang wajib aku jalani tiap tahun untuk bertemu orangtua di kampung. Tahu kan, kalau mudik itu seperti apa kondisinya?

Butuh mobil yang punya ruang luas, karena barang bawaan bejibun. Segala macam pakaian untuk kebutuhan selama di kampung—biasanya minimal seminggu. Belum lagi oleh-oleh buat orang rumah, hingga bawaan lainnya—semua harus bisa masuk. Kebayang kan, mobil jadi semacam gudang ajah, hehee. Tentu saja ini juga tak terlepas dari hitung-hitungan ekonomi. 

Coba bayangkan, dengan membawa mobil pribadi berkapasitas banyak, bisa irit tiket/ongkos, kan. Dari sisi BBM, kalau naik mobil berapa pun penumpangnya, ya sama. Bisa muat enam orang—jika bawaannya banyak. Ekonomis bangetlah, ya.

Bukan itu saja, dengan membawa mobil yang berkapasitas besar, maka saat di kampung mobil itu bisa menjadi sarana untuk bersilaturahmi rame-rame. Maklum, saat di kampung orangnya banyak. Dan, mobil berkapasitas besar sangat menunjang ajang silaturahmi ini.

Selain itu, sebagaimana biasa saat liburan lebaran, kami keluarga besar sering berekreasi ke tempat tertentu. Menginap selama dua malam atau lebih. Maka tak pelak lagi, butuh membawa segala kebutuhan pokok dan tetek bengek lainnya. Itu hanya bisa dilakukan dengan mudah bila mobilnya berdaya angkut besar. 
Bersama keluarga piknik ke Magelang saat momen Lebaran. (Foto dokpri)

Harga ‘Sesuai’ Kantong, Gampang Merawatnya

Namanya juga pekerja dengan penghasilan yang dicukup-cukupkan hehee, beli mobil tentu harus sesuai dengan budget. Harga yang ‘pas’ di kantong alias sesuai budget, relatif terjangkau namun mumpuni menunjang kebutuhan. Gampang merawatnya, dengan biaya bahan bakar yang murah alias irit. Sudah jadi konsekuensi logis bila punya mobil ya mesti mengalokasikan budget untuk BBM. Ini tentu menjadi pertimbangan yang tak kalah penting. 

Juga kemampuannya dalam membawa beban banyak. Ya itu tadi, seperti saat mudik dengan bawaan banyak. Ada lagi, mobil sebaiknya mudah dikendalikan dan lincah, serta memberikan segala kenyamanan dan keamanan bagi pengemudi dan penumpangnya. Pastinya, dukungan komponen akan membuat mobil lebih awet tahan lama. 

Impianku tentang mobil itu mungkin tak berbeda dengan impian orang awam lainnya. Pertimbangan soal harga, berdaya guna dengan kemampuan angkut besar, mudah dalam perawatan, awet, serta ekonomis biaya BBM-nya. Wajar dan sesuai kebutuhan pastinya. 

Nah, rasanya mobil impian sesuai dengan kriteria yang kusebutkan di atas tuh, adalah mobil jenis minivan alias MPV (Multi Purpose Vehicle). Itu tuh, mobil keluarga yang mampu mengangkut penumpang lebih banyak. Mobil yang bikin gak khawatir dengan barang bawaan bejibun. Apalagi ditunjang desain yang kekinian dan harga sesuai budget. Inilah mobil idamanku yang aku yakin juga diminati para konsumen lain di tanah air. #lebihLEGA. (*)

@rahabganendra

Read More

Share Tweet Pin It +1

75 Comments

In Tips Trik Oto

Mudik Asyik Bareng Mirage, Nyaman dengan Tips ala Mobil123.com



MUDIK dengan menggunakan mobil pribadi banyak dilakukan perantau. Membekali diri dengan kiat-kiat dan tips mudik agar aman dan nyaman adalah perlu. Mobil New Mirage memberikan penawaran berkendara mudik yang aman dan asyik. Mobil123.com memberikan tips mudik yang sangat bermanfaat. Kayak apa sih mobil Mirage dan tips ala mobil123.com?

Dokpri.
SEJAK merantau puluhan tahun di ibukota, ritual mudik setiap tahun aku lakukan. Mudik itu hal ‘wajib’, secara orang tua masih tinggal di kampung. Maka ajang bermacet ria, ‘berdesak-desakan’ di jalan dengan pengguna jalan jalur mudik lainnya, menikmati jalur pantai utara/ Pantura menjadi ‘hidangan’ yang biasa aku nikmati. Yaa begetulah mudik via jalur darat.

Aku  mudik ke kampong tanah kelahiranku di Wonogiri, sebuah Kota Kabupaten di Jawa tengah yang berbatasan dengan Kab. Pacitan di Jawa Timur. Kota kecil, kotanya perantau di ujung pantai selatan.

Sejak 2011, aku mudik dengan membawa kendaraan pribadi. Sebelumnya siih sering naik bus malam langganan. Namun membawa mobil sendiri lebih menguntungkan secara ekonomis dan juga bisa menjadi transportasi silaturahmi di kampung.

Biasa jalur mudik Jakarta – Wonogiri kutempuh bisa mencapai 20 jam atau lebih. Bahkan pernah selama 25 jam! Tergantung waktunya siih. Jika jauh-jauh hari sebelum lebaran agak lumayan cepat. Masih belum macet banget. Biasanya aku mudik seminggu sebelum hari H.

Eh aku juga termasuk yang pertama kali mencicipi ruas tol baru Cikopo-Palimanan (Cipali) looor. Waktu itu tahun 2015, sejak diresmikan Presiden Joko Widodo pada Sabtu, 13 Juni 2015. Lumayan juga bisa memangkas waktu.

Nah menurut pengalaman siih, memang kondisi lalu lintas bisa berubah-ubah. Pengalihan arus dan sebagainya. Namun pastinya yang perlu dan penting diperhatikan adalah persiapan pra, mudik dan pasca. Tentu agar selamat, aman dan nyaman serta asyik selama perjalanan mudik.

Lalu apa saja sih yang harus dipersiapkan?

Nah informasi yang penting dan perlu tentang mudik aku dapatkan setelah mengikuti acara talkshow bareng Mobil123.com Portal Otomotif No 1 di Tanah Air dan Mitsubishi Indonesia. Terima kasih deh dengan Komunitas ISB yang sudah mengundang aku. Hehee.

Acara yang digelar di Foodism Cafe, Jl. Taman Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (18/5/2017) itu dihadiri para Blogger dan awak media. Bermanfaat banget mendengar sharing dari para narasumber acara bertema "Seberapa Asyik Mitsubishi Mirage Diajak Mudik? Itu.

Hadir narsum Indra Prabowo  selaku Managing Editor Mobil123.com dan Otospirit.com dan juga Intan Vidiasari selaku head of PR & CSR Department PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia. 

Indra Prabowo. (foto GANENDRA)
Oiyaa, ada mobil produksi Mitsubishi Motors, yakni Mirage yang dihadirkan di acara. Ada dua mobil warna merah cantik yang mejeng di depan café Foodism. Sempat foto-foto. Eh aku sebelumnya pernah ikutan menjajal mobil Mirage loorr. Waktu itu tes drive dari Jakarta ke Bogor. Asyik juga menjajal iritnya konsumsi BBM mobil yang berdesain keren itu.

Eh ngelantur, kembali ke laptop. Hehee. Kita kembali ke pertanyaan, “Lalu apa saja sih yang harus dipersiapkan?”

Sharing dari Indra Prabowo dari Mobil123.com, layak dicermati. Menurutnya persiapan yang dilakukan adalah meliputi pra Mudik dan saat mudik. Pra mudik ini meliputi apa saja yang harus dipersiapkan sebelum mudik. Baik persiapan fisik dan mental pemudik dan juga persiapan sarana yakni mobil serta poin-poin apa saja yang harus diperhatikan.

Pertama tentang kesiapan kesehatan kita. Persiapkan kesehatan kita dan semua anggota keluarga yang turut mudik.

“Jangan bekerja berlebihan, istirahat dan tidur yang cukup, tetap berpuasa, konsumsi 4 Sehat 5 Sempurna dan periksa ke dokter,” kata Indra member tipsnya.

Tips yang cocok banget, soalnya medan jalan dan suasana saat mudik sangat berbeda. Ada kemacetan yang lebih dari hari biasa. Itu memerlukan kesiapan fisik yang prima. Soalnya kan lama di jalan yaa. Pengalamanku siih sebagai pegang kemudi alias sopir, fisik adalah utama. Bayangkan berjam-jam nyetir dengan kondisi macet, panas (soalnya kalau macet, mobil berhenti, AC gak maksimal) dan lain-lain. Mesti tahan staminanya. Lagian gak ada yang nggantiin nyopir hehee.

Tak kalah penting lagi adalah, Persiapkan mobil Anda dengan membawa ke bengkel resmi untuk diperiksa setidaknya seminggu sebelum Anda mudik.

Penting banget kesiapan kendaraan alias mobil. Secara perjalanan jauuh. Jadi perlu mobil yang prima. Tahan untuk jalan jauh. Cek detail di bengkel langganan dan resmi. Bayangkan seperti aku mudik ke Wonogiri yang harus menempuh jarak 760 km dengan kondisi jalan Pantura yang macet butuh mobil yang tangguh deh.

Tips berikutnya adalah, Kumpulkan berbagai macam informasi yang perlu, seperti rencana rekayasa lalulintas, lokasi-lokasi SPBU, titik-titik rest area dan perkembangan pembangunan jalan tol.

Itu penting banget agar perjalanan lancar. BBM jangan sampai habis. Repot banget kan. Terus gunakan rest area semaksimal mungkin, untuk rehat menjaga stamina.

Terus yang tak kalah penting adalah Siapkan dana dan perkirakan apa-apa saja yang akan menjadi pengeluaran. Bener banget ini mah. Pengalamanku saat mudik memang butuh dana cash. Bahkan uang kecil. Biasanya aku siapin recehan, seribuan, dua ribuan dan lain-lain. Perlunya banyak, selain parkir, “Pak Ogah”, atau pun sekedar beli minuman/ makanan ringan.

Nah ada lagi yang mesti dilakukan adalah Inventarisir barang-barang apa saja yang perlu dibawa. Ada baiknya Anda mengirim barang-barang yang memakan ruang kargo via perusahaan logistik beberapa hari atau pekan sebelum Anda mudik.

Pengalaman siih memang kalau mudik maunya bawa barang apa saja. Padahal harusnya bawa barang seperlunya saja. Apa yang harus dibawa. Jika kebanyakan muatan kan bisa berbahaya. Sering kan liat mobil pas mudik dengan bawaan yang ampuuun deh. Berasa mobil jadi penuh beraneka rupa barang.

Setuju dengan anjuran Indra, agar barang yang sekiranya memakan ruang lebih baik dikirim pos/kargo saja. Lebih aman dan praktis toh?

Mengenal Mirage, Mobil Mudik Brand New Day Mitsubishi

Nah pengenalan mobil sarana mudik, disharingkan oleh Intan di acara yang sama sebagai narsum kedua. Intan Vidiasari selaku head of PR & CSR Department PT. Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia secara lengkap dan detail khususnya tentang mobil New Mirage dengan semangat barunya “Brand New Day”. Semangat yang akan menjadi dasar dalam memasarkan kendaraan Mitsubishi di Indonesia, terutama kendaraan penumpang.

Intan Vidiasari. (foto GANENDRA)
Untuk diketahui saat ini Mitsubishi Motors memiliki 4 line up kendaraan penumpang di Indonesia yakni Pajero Sport – SUV 7 Seater, Outlander Sport – Compact SUV 5 seater untuk urban adventure,  Mitsubishi Delica – Sport Ultility MPV yang sangat nyaman namun tetap tangguh untuk perjalanan dan yang terakhir Mitsubishi Mirage – city car yang imut yang pernah kujajal.  

Materi presentasi Intan. 

Ehh ternyata Mitsubishi Mirage yang sekarang ebda loorr dengan yang lama. Berarti yang kujajal dulu itu udah dikembangin yaaa.  Hmmm dulu aku test drive tahun 2014. Artinya 2 tahun setelah produk pertama kali diluncurkan, yakni pada 2012. Penyegaran sudah dilakukan tahun lalu, yakni  2016. Makanya saat kuliat di halaman Foodism café, beda di desainnya juga interiornya. Pan aku semapt nengok bagian dalamnya.

Konsep Utama New Mirage

Ada tiga konsep utama yang membedakan New Mirage dari model terdahulu.  

Pertama, desain baru yang lebih stylish. Lebih cantik dan pastinya bikin Pede dan makin keren tongkrongannya. Interior, dikembangin dengan desain yang lebih elegan dan nyaman, termasuk leg room yang lebih panjang. Bagian penumpang baris belakang,  memiliki 3 buah headrest yang lebih nyaman untuk perjalanan jauh. Nah bikin mudik jadi nyaman dan asyik toh. 
Mesin tangguh 1.200 cc untuk perjalanan jauh. (foto GANENDRA)
Terus untuk perjalanan panjang pasti butuh ketangguhan mesin dong. Nah Mitsubishi sudah dikenal memiliki engine yang powerful. Mesinnya 3 silinder 1.200 cc broo sis. Ini bikin engine bertenaga. “Makan bensinnya gimana?

Nah untuk konsumsi BBM cukup irit. Dengan 1.200 cc ini pernah diuji pada kondisi berkendara yang sesungguhnya, meliputi jalan perkotaan, luar kota, jalan bebas hambatan (tol), dan jalan berbukit, hasilnya adalah konsumsi bahan bakar  1 liter berbanding 24.2 km untuk transmisi manual dan 1 liter berbanding 22km untuk transmisi otomatis.  Uji coba dilakukan Mitsubishi bareng Lembaga Teknologi Fakultas Teknik Universitas Indonesia, pada Oktober 2016 silam.

Wuiih irit banget itu mah. Aman duit di kantong tak terlalu boros hehe.

Kapasitas Muatan gimana neh?

Nah mudik identik dengan membawa banyak barang bawaan. Biasanya mobil jadi seperti gudang, dimasukkin barang apa ajah. Ayooo ngakuuu! Hahaa. Beneran aku juga getu hehee.

Nah untuk kapasitas, desain kursi baris kedua Mirage dapat dilipat 60:40 sehingga dapat disesuaikan dengan muatan dan penumpang yang dibawa. Nah harus disesuaikan deh dengan penumpangnya. 
Bagasi oke. (foto GANENDRA)
Ingat jangan terlalu full demi keamanan. Ehhh utnuk dedek bayi ada fasilitas car seat, New Mirage dilengkapi dengan Iso Fix dan Tether Anchor yang lebih menjamin keamanan. Ini adalah fitur terbaik di kelasnya. Fitur keamanan bagi penumpang baris kedua juga telah dilengkapi dengan rear seat belt yang lebih aman terutama bila membawa anak-anak.

Nah laju New Mirage bisa dikendalikan dengan fungsi keamanan pada sistem pengereman yang lebih mantap, dengan ABS dan EBD. Ini system yang modern, agar pengereman lebih ‘pakem’ dan aman, tidak ‘ngesot’. Tau kan?

Sooo, bolehlah New Mirage menjadi sarana mudik yang cocok bagi keluarga. Fitur-fiturnya oke, desain cantik bikin keren di kampong nanti hehee. Warnanya juga asyik. Dari tiga varian ada 5 pilihan warna.  Dan pastinya kemanannya terjamin. Asyik kan yaaa. Sukaaaaa deh. Iya loor, ternyata banyak yang suka mobil ini, terbukti pada tahun 2016 New Mirage mendapat gelar Favorite City Car dari pembaca majalah Autocar dalam Autocar Reader’s Choice Award.  

And…bagi kamu papah-papah muda dan mamah-mamah muda pastinya cocok berkendara dengan New Mirage tampilan baru ini. Mudik bergaya dan asyik lagi. #SalamMudik

@rahabganendra

Read More

Share Tweet Pin It +1

32 Comments

In Event Oto Tips Trik Oto

Ingin Berkendara Aman dan Nyaman, Ketahui Cara Merawat Kendaraan Anda

Kendaraan, baik mobil ataupun sepeda motor, butuh perawatan. Tujuannya jelas, agar kendaraan tetap nyaman dipakai dan awet tidak cepat rusak. Memang butuh pengetahuan, minimal pengetahuan dasar yang sebaiknya diketahui. Dan itu bisa dilakukan hanya jika kita memang mau perhatian terhadap kendaraan kita. Misalnya saja, cek rutin ke bengkel, tentu mesti kita perhatikan. Jangan sampai menunggu mogok atapun rusak. Lalu gimana cara merawat kendaraan kita?

***

Hidup di Jakarta yang soal transportasi masih menghadapi masalah klasik, kemacetan, butuh sarana transportasi yang mampu mengantarkan segala aktivitas kita. Selain transportasi masal, ada kendaraan pribadi yang bisa menjadi alternatif. Sepeda motor. 

Sepeda motor lebih lincah di jalanan yang padat kendaraan. Rerata dalam kondisi kerja normal, motor menjadi pilihanku, juga ojek online. Menghadiri undangan acara, liputan ngeblog, jalan-jalan, ‘ngider’ hunting foto dan lain-lain. Mobil hanya saat-saat tertentu, seperti keluar kota ataupun saat weekend yang kondisi jalanan sedikit ‘lega’. 

Mobilitas kendaran yang kugunakan setiap harinya, aku sadari betul butuh perawatan yang rutin. Misalnya untuk sepeda motor, aku tak pernah lupa, karena sudah terjadwal rutin seperti servis berkala. Tentu dong oli harus ganti, kampas rem harus di cek, kondisi ban mesti dipastikan masih dalam kategori aman dan lainya. Begitu pula dengan mobil jadulku, cek ringan dan servis berkala tetap kuperhatikan.

Pastinya motor harus dikondisikan menjamin keamanan dan kenyamanan. Sedikit saja merasa ada yang tak beres dengan gelagat sepeda motor, mesti harus dicek. Sedikit banyak aku paham mesin siih. Karena sering otak atik motor, sejak jaman sekolah menengah atas (SMA). 

Dulu merawat sepeda motorku aku bisa lakukan setiap hari, seiring dengan waktu yang ada. Membersihkan bodi, cek ringan, begitu detail kulakukan. Ibaratnya, satu sekrup atau mur yang hilang, aku pasti tahu hehe. Laaa tiap pagi kulap biar kinclong sebelum berangkat sekolah. 

Namun sekarang, saat sibuk kerja agak jarang. Aku lebih banyak menyerahkan ke bengkel untuk menangani. Yaa pastinya ada alokasi anggaran perawatan setiap 3 bulan. Yang jelas aku perhatian deh dengan kondisinya. Toh buat dipakai sendiri juga, biar aman dan nyaman. 

Bagiku, kita harus berupaya membekali diri dengan pengetahuan perawatan kendaraan kita. Gak perlu tau kayak teknisi motor siih. Yang jelas bisa dan peka terhadap segala gejala tak normal di kendaraan. 
(Foto GANENDRA)

Pengetahuanku soal perawatan motor bertambah, setelah mengikuti acara diskusi  “Merawat Motor Semudah Senyum” yang diinisiasi oleh Mobil123.com di The Hook Restoran, Jakarta Selatan, Selasa 25 April 2017. Keikutsertaanku di acara tak lepas dari joinnya aku di Komunitas Indonesian Social Blogpreneur (ISB). Dan benar-benar acara bermanfaat karena menyentuh area kebutuhan sehari-hari.

Narasumber dihadirkan yang mengupas dari sisi yang berbeda tentang perawatan motor. Mereka adalah Indra Prabowo selaku Managing Editor Mobil123.com, Syafudin selaku Sales Region 3 PT Pertamina Lubricants, Agung Prabowo selaku Technical Specialist Integrated Lubrication Management Academy PT Pertamina Lubricants, Intania Prionggo selaku Public Relation PT Pertamina Lubricants, dan Ipoet Kusumonegoro (Lady Biker). 

Nama terakhir ini adalah putri dari comedian kawan Indro Warkop. Cocok banget, mungkin kegemaran Ipoet terhadap moge/ motor gede menurun dari sang ayah. Ehhh kok yang dihadirkan Lady Biker yaa. Hmmm keknya siih karena berkaitan dengan merayakan Hari Kartini tiap 21 April seeh. Cocoklah.

Dalam acara Indra Prabowo mewakili Mobil123 sebagai Portal Otomotif No.1 di Indonesia berperan sebagai moderator. Ini kali kedua aku bertemu dengan Indra yang sempat membuat kaget di pertama acara dulu di tempat yang sama. Kagetku karena Indra ini mirip banget dengan kawanku dulu yang sedang menuntut studi S3 di Portugal. Beneran ini. Ekspresinya senyum dan ramah selalu. 
Indra Prabowo dari Mobil123. (Foto GANENDRA)

Ehh, kembali ke laptop hehee. Menurut Indra, acara digelar bertujuan untuk berbagi wawasan tentang merawat motor.  Nampaknya Mobil123.com memang bukan hanya soal jual beli mobil saja, namun berbagi informasi yang dibutuhkan oleh pengguna motor.  Secara pertumbuhan pengguna motor meningkat pesat. 
Intania Prionggo. (Foto GANENDRA)
Apa yang disampaikan Indra diamini oleh Intania Prionggo di kesempatan yang sama. Wanita cantik ini menyatakan agar pengguna motor tidak lalai merawat kendaraannya, khususnya kaum hawa yang mendapat predikat malas merawat motor.

Dan kehadiran Ipoet menjadi menarik, karena sebagai Lady biker, Ipoet adalah sosok wanita yang sangat peduli dengan motornya, khususnya moge. Menurutnya meski cewek ia melakukan sendiri perawatan motornya. Membersihkan bodi hingga kinclong, serta service. Baginya motor harus diperhatikan.

“Merawat motor seperti merawat pacar sendiri," kata Ipoet yang tentu bukan bermaksud bercanda. 
Merawat dari sisi sederhana, misalnya melap tiap hari. Membersihkan dari debu, memanaskan mesin meski tak hendak bepergian dan sebagainya. 
Ipoet. (Foto GANENDRA)
Nah yang menarik dan bermanfaat banget adalah tips merawat motor yang disampaikan oleh Agung Prabowo. Sebagai teknisi, beliau tentu sangat memahami seluk beluk perawatan motor dan mesin. 

Mungkin apa yang disampaikan Agung sudah kita lakukan. Dan mungkin juga ada yang belum kita lakukan. Pastinya bisa mengingatkan jika dalam perawatan motor ada sisi-sisi yang terlupakan. Ada beberapa aspek yang aku simpulkan dari pemaparan Agung. Semoga bermanfaat yaa. 
Agung Prabowo. (Foto GANENDRA)
Oli itu Penting, Jangan Sampai Telat Mengganti, 
Beresiko pada Mesin

Oli dikenal umumnya berfungsi sebagai pelumas. Seiring fungsinya yang memang untuk melumasi mesin agar terhindar dari gesekan kasar. Ini meminimkan keausan. Jadi motor bisa awet, tahan lama. Maka di dalam blok mesin ada oli dengan SAE/ kekentalan tertentu yang mesti diganti secara berkala. Patokannya sihh bisa dari jarak tempuh ataupun dari waktu lamanya. Mana yang akurat? 

Kalau aku siih pakai perasaan hehehe. Keliatan encer yaa ganti. Atau gampangnya yaa bawa ke bengkel, montirnya akan tau. Kalau mobil lebih mudah, karena ada catatan jadwal ganti olinya. Tentunya di bengkel resmi dong yaaa. 

Eehh ternyata fungsi oli bukan hanya sebagai pelumas loor. Ini ditegaskan Agung. Menurutnya fungsi oli ada tiga yaitu clean (membersihkan), lubricate (pelumas) dan cool (pendingin).  Makanya kadang selain oli yang sudah lama terpakai keliatan encer juga warnanya kehitaman. Itu fungsi membersihkan mesin. 
Fungsi oli. (Foto GANENDRA)
Cek Rutin Aki Agar Gak Cepat Soak 

Aki? Jelas ini penting bro sis. Pasalnya aki berhubungan dengan kelistrikan. Gunakan aki yang tepat dan selalu di cek. Untuk aki basah, ada upper, lower yang harus diperhatikan saat mengisi air. Pertahankan batas antara air aki. Biasanya ini sudah masuk dalam daftar service rutin di bengkel. 

Namun kita sebagai penggunanya, tak ada salahnya mengontrol dalam setiap kesempatan. Jika luput dari perhatian, aki bisa soak alias rusak, tak sempurna. Akibatnya berdampak pada kelistrikan. Tentu bisa ganti baru, namun khan nambah cost. Sayang khan?

Gimana Kondisi Rantai, Kendor ataukah Kekencangan 
dan Gir Apakah Sudah Lancip?

Menurut agung, rantai dan gir harus dicek sebelum berkendara. Apakah sudah kendor atau malah terlalu kencang. Dan Gir, cek apakah sudah bergerigi tajam, lancip-lancip atau belum. Ini penting untuk keamanan. 

Dulu aku tuh bingung, rantai itu katanya bisa ‘molor’ atau memanjang. Laa khan terbuat dari besi, kok bisa molor. Ternyata akibat gir yang aus. Dan pernah kejadian saat gir yang sudah lancip giginya, telat diganti. Akibatnya rantai bisa ‘mrusut’, lepas dari gir, tak bisa menggigit lagi. Ini bahaya banget saat motor dalam kondisi melaju. Bisa jatuh karena rantai terkunci tak berputar karena terjepit. Sumpah jangan sampee dah kejadian lagi!

Bagaimana Kondisi Busi dan Kabel Koil, 
Apakah Masih Layak Pakai?

Busi meski bentuknya kecil begitu, tapi sangat vital bagi kendaraan. Tanpa busi gimana motor maupun mobil bisa ‘dinyalakan’ alias distarter. Busi yang kondisinya bagus akan menghasilkan api yang bagus pula. Sebaliknya busi yang kotor dan kondisi mengahsilkan api tak stabil, yaaa pengapiannya tak sempurna. Maka perlu di cek berkala. Karena busi punya daya tahan terbatas. 
Dan jangan lupa kabel koil yang terhubung ke busi. Kabel ini menghubungkan arus listrik ke busi. Jangan sampai lecet, rusak, retak yang dapat menghambat, mengganggu hubungan arus listriknya. 

Selang Bensin Jangan Mampet, 
Kalau Mau Berkendara Nyaman

Nah ini juga penting. Selang bensin rentan bocor. Apalagi jika sudah lama digunakan. Bisa mampet, buntu tak bisa lancar aliran bensin ke ruang pengapian. Perhatikan saat isi bensin sebaiknya di SPBU resmi, karena kualitas BBMnya tetap terjaga.

Aku sendiri pernah mengalami kendaraan ‘anjrut-anjrutan, seperti habis bensin.  Gak bisa ‘lari’ saat digas. Dan ternyata memang selang bermasalah akibat kotoran yang mungkin terbawa dari bensin yang kurang bagus karena membeli di sembarang tempat.  

Jangan Asal Jalankan Motor, Panasin Dulu

Menurut Agung, memanaskan mesin sebelum dijalankan sebaiknya dilakukan. Yaa sekitar 1-2 menit cukup. Tapi kalau sepeda motor yang jarang dipakai, sebaiknya dilakukan pemanasan rutin. Tujuannya agar oli tidak mengental. Ini berhubungan dengan oli sebagai pelumasnya. Olehkarenya penggantian oli secara rutin penting. Patokannya bisa sesuai rekomendasi pabrikan, memakai bulan/minggu, bukan hanya berdasar kilometer.

Perhatikan Tekanan Angin Ban, 
Sesuaikan dengan Ukuran Standar

Lakukan pengecekan tekanan angin ban yang diizinkan sesuai ban yang dipakai. Ikuti ukuran yang standar. Jangan  terlalu keras ataupun kurang angin. Pasalnya bisa membuat tidak nyaman saat berkendara.  Keras saat berlebih anginnya bikin gak nyaman. Boros bahan bakar jika tekanan angin ban kurang. Sooo sesuaikan. 

Benar juga yaa, soalnya kalau kurang angin, tentu gesekan ban dengan jalanan semakin tebal. Bikin berat deh. 

Jangan Sembarangan Menggunakan Part, 
Gunakan Sesuai Rekomendasi Pabrikan

Sebaiknya gunakan part sesuai rekomendasi pabrikan. Ja ngan terpaku atau hanya berpatokan pada  merk/ brand. Kualitas tingkatan part ada di manual maintenence yang terdapat di buku servis. 

Kalau aku siih, soal part sebisanya adalah original. Kecuali lebih bagus juga lebih tahan lama dan nyaman untuk berkendara. Apalagi kalau partnya kurang bagus mutunya, malah bikin ribet, karena jadi keseriangan ganti. Iya thoo?

Cuci dan Salon Motornya, Agar Kinclong 
dan Terlihat Baru Terus

Senada dengan Ipoet ini, motor mesti masuk salon dan dicuci. Tujuannya bukan hanya akan terkesan bersih, tapi juga akan membuat motor menjadi awet dan tampak baru terus. Senang khan jadinya mengendarainya? 

Tapi jangan lupa untuk memperhatikan bagian-bagian tertentu agar tidak kemasukan air. Misalnya saja, knalpot, kelistrikan dan karburasi untuk motor model lama. 
Nah berkaitan dengan tips merawat motor ala Agung diatas, satu hal yang perlu diperhatikan adalah soal oli. Oli yang vital dalam merawat mesin, menghindari gesekan/ aus sekaligus membuat mesin bersih.  

Menarik untuk menjadi pertimbangan dalam memilih oli, seperti disampaikan Syafudin selaku Sales Region 3 PT Pertamina Lubricants. Pertamina Lubricants ternyata sudah memiliki produk oli dengan spesifikasi yang cocok digunakan motor. Bahkan Lamborgini, mobil yang bergengsi itu memakai produknya. 

Untuk sepeda motor yang digunakan sehari-hari, ada produk Enduro Matic G dengan  spesifikasi SAE 20W-40 API SL JASO MB. Oli ini berbahan baku semi sintetik, wangi, dan telah didesain untuk perlindungan terhadap keausan, konsumsi BBM dan akselerasi optimal. Soo pasti ‘ramah’ bhuat pelumas mesin. 

Ada juga Meditran SX Bio dengan spesifikasi SAE 15W-40. Pelumas ini menawarkan kemampuan sebagai pembersih yang bagus, pelumas optimal dan terlebih penting adalah ramah lingkungan, ‘go green’. Semangatnya kekinian banget khan.

Pelumas sintetik lainnya adalah Fastron dengan NanoGuard Technology, ini pelumas sintetik terkini yang berkualitas tinggi. Ada 3 Faston yakni Fastron Platinum, Fastron Gold, dan Fastron Techno. Faston ini memiliki kemampuan optimal melindungi mesin, sekaligus memberikan performance dan akselerasi yang mumpuni. Eeh juga ramah lingkungan loorr.

Syafudin. (Foto GANENDRA)
Produk Pertamina Lubricants. (Foto GANENDRA)
Sooo, jika oli yang digunakan sudah berkualitas oke, part-nya juga oke, maka yang tak boleh dilupakan adalah perawatan. Mengenali tips perawatan kendaraan menjadi penting. Maka aku senang bisa berbagi postingan yang aku yakin sedikit banyak bisa bermanfaat bagi pembaca blog ini. Secara pengguna motor di tanah air sudah bukan barang mewah lagi alias populer digunakan sehari-hari. #SalamOtomotif

@rahabganendra

(Foto GANENDRA)
Noted: Foto Cover. Ilustrasi. Sepeda  motor di sebuah parkiran. (Foto GANENDRA)

Read More

Share Tweet Pin It +1

22 Comments

In Event Oto

Sunday Test Drive Bareng Toyota Sienta

Foto Doni Kompas

Seru ikutan acara Sunday Test Drive Toyota Sienta pada Minggu, 12 Maret 2017 lalu. Ajang yang digagas Toyota Indonesia bersama Otomania ini berlangsung di Kopitiam Bangi,  SCBD Jakarta.

Bersama rekan blogger otomotif, Agung dan Unggul, aku menjadi bagian tim Bloger yang turut meramaikan acara. Bukan hanya test drive Sienta namun juga beragam game. 

Mulai dari game kuis, hingga memasukkan barang-barang ke bagasi Sienta. Ini menarik karena sekaligus membuktikan daya tampung Sienta yang ternyata bisa memuat banyak barang.

Sementara untuk test drive-nya kami mengelilingi area SCBD bersama awak dari Otomania yang menjelaskan soal Sienta. 

Ehh di akhir acara kami menjadi juara loorrr. Baik di lomba Instagram maupun lomba games tim. Alhamdulillah yaaa. Heheee

Mau lihat keseruannya? Cek aja di Video bikinanku ini. #SalamOtomotif

 

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Event Oto

Pesona Mobil Keluarga, Si Cantik Sienta


BANYAK factor pertimbangan konsumen dalam memilih mobil. Kenyamanan dan jaminan keamanan saat mobil dikendarai menjadi factor utama. Juga pertimbangan mulai dari model yang stylish demi status social, sampai factor nyaman karena multiguna. Enak dipakai ke kantor, ketemu klien, belanja, rekreasi, nge-café untuk sosialisasi dengan teman, nge-gym atau pun aktivitas sport lainnya. Nyaman digunakan di area perkotaan yang ‘hiruk-pikuk’ dengan ragam kondisinya, seperti macet, jalan yang rusak bahkan saat banjir.

Juga bisa digunakan untuk sendiri maupun rame-rame dengan keluarga maupun teman. Kenyamanan tetap menjadi pertimbangan saat berkendara dengan ragam kondisi itu. Dan konsep mobil seperti itu ada di Toyota Sienta. Sebagai mobil MPV (Multi-Purpose Vehicle), dengan konsep Multi Activity Vehicle, Sienta nyaman dan cocok dipakai dalam ragam kondisi, kemana saja kita mau.
****

“Coba saja Mas sedikit tarikan setelah belokan itu. Lumayan lurus jalannya. Biar ngrasain,” ujar Sugiarto, Sales Executive Toyota wilayah Jakarta Timur yang menemaniku test drive Sienta di pelataran area The Down Town Parking Area Summarecon Mall Bekasi, Minggu pagi (27/11/2016).

Kesempatan menjajal Toyota All New Sienta memang tak kulewatkan, saat join dengan acara “Kompasiana Coverage UnlockYour Weekend Healthy Living: Fun Bike #PopUpPlayground”itu. Laa mobil 1500 cc produk Toyota ini memang menarik bukan hanya untuk dipandang saja, namun tentu harus icip-icip performanya saat melaju di dalamnya. Maka dua kali kesempatan mengetahui ragam fitur dan merasakan dibalik kemudi Sienta transmisi Speed Manual dan Sport Sequential Shiftmatic pun tak kulewatkan.

Heheee Untuk diketahui Toyota Sienta untuk pasaran tanah air, sudah ada sejak tahun ini. Seri yang dipasarkan adalah seri E,G,V, dan Q. Konon desain Sienta ini sudah disesuaikan dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. Bahkan sebelum meluncurkan Sienta ke Indonesia, Toyota melakukan survei selama lima tahun. 
Nah! Jajal yuk Sienta (Foto GANENDRA)

Sienta yang Elegan Tak Bikin Mati Gaya 

Sesaat memperhatikan tampilan sebelum menjajal laju mobil MPV ini, desain tampilan eksteriornya, kesan modern, cantik dan elegan terlihat. Aku bilang tampilannya premium banget. Istilah ‘premium’ sering kupakai untuk obyek yang kece-kece heheee. Rancangannya benar-benar terkesan eksklusif dan mewah.

Bodi Sienta ini tak terlalu montok namun terlihat bongsor, secara ukuran dimensinya, panjang 4.235 mm, lebar 1.695 mm, dan tingginya 1.675. Untuk ground clearance sekilas terlihat agak tinggian. Konon rancangan khusus disesuaikan kondisi medan jalanan di Indonesia, khususnya kondisi jalanan perkotaan Indonesia.

Maklum banyak kondisi jalan yang kurang bagus dan berlubang. Heheee. Apalagi ditopang dengan ‘kaki-kaki’ yang nampak kokoh namun cantik. Disematkannya velg desain sporty berukuran 16 inci (tipe G,V,Q) dibalut dengan ban berukuran 195/50 R16 Alloy Wheel. Kesan desain velg gagah juga. Jadi rasanya velg ndak perlu dimodif deh. Udah cakepan dan gayaaaa. Heheee. 
Elegan cocok untuk pria dan wanita (Foto GANENDRA)

Elegan cocok untuk pria dan wanita (Foto GANENDRA)
Menurutku secara garis besar, mobil MPV ini memang berkonsep desain elegan. Makanya cocok buat pria maupun wanita untuk di belakang kemudi. Bagi pria macho seperti saya hahaaa (dilarang protes) oke juga. Tak membuat kehilangan gaya premiumnya. Hehee. Untuk ‘hot daddy’ seperti kawan saya, Zulfikar Akbar, oke punya, gak bakalan mati gaya. Heheee. Untuk wanita? Cocok juga. ‘Masuk’ style buat wanita karir, maupun ibu rumah tangga. Sooo gak mati gaya juga deh. Itulah kubilang Sienta ini eksteriornya elegan.

Dengan body yang modern, bodi depan dilengkapi grill trapezium. Lampu dengan LED-nya berpadu cantik dengan foglamp berbentuk bulat kombinasi bumper depan dan front grill simple namun elegan, semakin mengusung kesan cantik dan modern. Untuk bagian belakang?

Bodi belakang dengan lampu LED berpadu stoplamp warna merah melingkar pada setiap sisi lampu terebut. Tentu saja Sienta semua tipe dilengkapi rear parking sensor, biar parkir mundurnya lancar dan mudah hehee. Gak nabrak tiang atau pohon hehehee. Itu tampilan eksterior yang aku amati.

Soo mari kita masuk ke dalam kabin. “Itu Mas, mobilnya yang paling kiri,” kata Sugiarto, sambil mengulurkan kunci kontak Sienta. ‘Key with Immobilizer’. Mobil yang transmisi Sport Sequential Shiftmatic.

Ia menunjukkan awal, pintu depan bagian pengemudi. Modern saat buka pintu depan. Pintu smart, hanya dengan memasukkan tangan ke handle, otomatis kunci terbuka. Simple. Masuk ke kursi pengemudi. Ada tempat khusus naruh kunci, di bagian dashboard kanan. Memperhatikan kabin depan, tengah, hingga belakang terasa lapang. Lega sekali liatnya. Memang Sienta terlihat bongsor sih, dan asyik kabinnya lega bikin nyaman saat beraktivitas di dalamnya. 
Bongsor, cantik nan elegan (Foto GANENDRA)

Power Sliding Door 

Desain dan teknologi cakep disematkan pada pintu tengahnya. Power sliding door atau pintu geser broo. Ini pintu yang bikin semakin lega bila dibuka. Gampang keluar masuk penumpangnya. Juga simple dan mudah membuka pintu saat parkir di tempat yang sempit. Untuk buka tutup, cukup dilakukan dengan pencet tombol di dashboard depan belakang kemudi alias Dual Power untuk Toyota Sienta (G,V,Q). Praktis banget. Sementara untuk Toyota Sienta Tipe E hanya diberikan Sliding Door manual saja. 
Pengaturan untuk Sliding door di Sienta tipe Q. (Foto GANENDRA)
Nah teknologi pintu sudah geser yang bikin mudah parkir. Satu lagi menunjang kemudahan parkir adalah spion depan, kanan dan kiri. Ini juga tinggal pencet saja kalau mau melipat ke dalam. Jadi jangan ditekuk-tekuk manual brooo…. patah ntar heheee.

 “Gak perlu lipat manual Mas,” kata Sugiarto.

Simple dah keren tho? Lagiaan harii giniii lipat manual heheee. Opsss jadi inget mobil tua di rumah hahaaa.

Fitur Mirroring yang Manis 

Dashboard desainnya terlihat simple saja, ga rumit dengan banyak pernak-pernik. Manis tapi tak terlalu minimalis. Ada tempat fin AC (Air Conditioner), dudukan head unit, panel instrument, dan tombol start-stop engine (V dan Q).

Fitur terakhir ini memudahkan saat menyalakan dan mematikan mesin. Cukup pencet tombol tanpa memasukkan anak kunci. Simple tho? Pada dudukan headnya dilengkapi dengan touch screen dengan ukuran 4,2 inci dan tampilan MID sehingga lebih mudah terbaca. Eh ada touch screen audio system terdiri dari DVD/aux/mp3/usb/ipod, internet browser, voice command (tipe Q, V dan G) juga Mirroring over Wi-Fi.

“Fitur Mirroring ini bisa terhubung dengan perangkat Android maupun Ios, Mas,” kata Sugiarto sambil utak-atik ponselnya menyalakan fitur ini. Aku yang mengemudikan Sienta sesekali memperhatikan di layar. 

Test fitur Mirroring (Foto GANENDRA)
Fitur Mirroring ini terhubung dengan smartphone/ponsel kita melalui Wi-Fi. Jadi apa yang tampil di layar ponsel bisa terhubung ke layar monitor touch screen. Jadi mudah dilihat tampilan di ponsel melalui layar ini. Bagian bawah dashboard sebagai tempat tuas transmisi dan tombol pengatur audio. Tuas transmisi di konsol yang agak menjorok ke bawah.

Saat aku memposisikan memegang tuas ini, terasa lebih santai, karena lengan tangan kiri bisa lebih rilek. Ada kejadian lucu, saat test drive yang transmisi manual. Aku ‘kagok’ saat operasikan Sienta berjalan mundur untuk parkir. Ternyata ada ‘cincin’ yang harus diangkat untuk ‘gigi mundurnya’. Wahahaa. Makanya kok gak bisa-bisa mundur yaaa.

“Itu cincinnya diangkat dulu Mas,” kata seorang sales saat aku kewalahan mundurin yang manual.

Oalaaah, laaa biasanya pakai yang standar sihh yaa. Gaa malu tapi saya hahaaa. Nah untuk bagian kemudi sih standar ukurannya. Bisa menyamankan diri dengan mengatur posisi jok pengemudi. Bagian setir ini dilengkapi sistem steering switch control lhoooo, lengkap dengan layar TFT multi information display. Sooo mau atur volume langsung dari bagian setirnya. Ga repot-repot tangan mesti menjangkau dasbord. Pan susah kalau sambil nyetir. Hehee 
Tuas transmisi di konsol (Foto GANENDRA)
Kabin Bongsor 

Kapasitas kabin Sienta cukup bongsor. Mengusung model tiga baris tempat duduk sehingga bisa memuat 6-7 orang. Ada handle di bagian atas, kecuali di pengemudi. Fungsinya yaa jelas untuk pegangan penumpang, baik depan maupun tengah. Untuk warna jok, warna coklat sebagai default varian V dan Q, sedangkan E dan G berwarna hitam. Untuk kursi depan dan tengah cukup lapang, menurutku. Kursi baris ke 2, dilengkapi dengan kursi model captain seat, terlihat mewah lhooo.

Untuk kursi baris 3 atau belakang, ini kalah luas dengan baris kedua. Maklum saja karena ada ruang sisa bagasi sedikit dibalik kursi baris ketiga ini. Sooo, nampaknya barisan ini cocoknya untuk anak-anak. Bisa 2 atau 3 anak. Masih oke lah yaaaa. 
Sepeda pun muat broo (Foto GANENDRA) Sepeda pun muat broo (Foto GANENDRA)
Nah kursi barisan ketiga ini bisa dilipat. Ini dimungkinkan karena fitur dive-in seat yang memungkinkan kursi baris ketiga bisa dimasukan ke baris kedua. Sooo kapasitas bagasi jadi nambah luas dong yaaa. Tak heran 2 mountain bike bisa ‘nyemplung’ di kabin Sienta ini. Tanpa repot-repot mesti mempreteli roda sepedanya. Secara jadi mudah dan simple. Cocok banget buat aktivitas fun bike dimana saja. Boleh dong dibilang bahwa Sienta ini mobil yang support banget untuk olahraga fun bike.

Tak heran saat acara “Pop Up Play Ground, Unlock Your Weekend Healthy Living” yang digelar Toyota pada Minggu pagi (27/11/2016) di Area The Down Town Parking Area Summarecon Mall Bekasi, fun bike menjadi salah satu acara utamanya. Gowes bareng Sienta hehee. 
  
Tenaga Kuda Sienta 

Performa mesin Sienta? Saat menjajal Sienta memang tak cukup luas dan panjang areanya. Jadi secara maksimal untuk mengetahui dan merasakan performa mesin Toyota versi terbaru 2NR-FE varian 16-valve DOHC, Dual VVT-iE, belum terlalu bisa mengukur. Namun pastinya saat mengitari area test drive sebanyak 3 kali putaran, aku merasakan tarikannya halus, suara mesin halus, getaran dari mesin pun minim banget. Nyaman jadinya. Apalagi ditopang oleh suspensi yang mampu beroperasi secara fleksibel sehingga bisa menahan setiap goncangan seperti saat melewati jalanan yang berlubang atau rusak. 
Performa (Foto GANENDRA)
Sienta, Aman dan Nyaman Deh!

Nah tentang fitur keamanan, Sienta sudah cukup maksimal baik untuk pengemudi maupun penumpang. Ada 3 point seatbelt dan headrest. Dilengkapi juga dengan 2 buah Airbag yang berguna banget saat terjadi kecelakaan atau pun benturan (eeh amit-amit jangan sampe deh yaa).

Untuk pengereman yang lebih akurat, Sienta dilengkapi dengan fitur Pre-Collision System (PCS) yang digunakan untuk mengatur sistem pengereman dan fitur Lane Departur Alert (LDA)serta Automatic High Beam (AHB). Terus untuk fasilitas kenyamanan ada stability control, Hill Start Assist (tipe Q) dan ISOFIX(semua tipe) yang digunakan sebagai tempat duduk anak-anak pada baris kursi yang kedua. Berkendara semakin nyaman dengan dukungan Double Blower AC (tipe Q, V dan G) yang pengaturannya ada di bagian bawah Head Unit.

“Eh, coba Mas rasakan, suara luar masuk gak?” Tanya Sugiarto. Eh iya lorrr, cukup ‘senyap’ dengan dukungan kedap suara yang oke. Gak berisik deh, penumpang bisa dengan nyaman dengerin music. Sooo semakin nyaman saat menempuh perjalanan jauh.

Sooo dengan bandrol tataran angka Rp.230-295 juta rupiah (harga OTR Jakarta yang mungkin saja mengalami perubahan) dan beragam fitur kenyamanan dan keamanannya, Sienta cukup oke digunakan untuk berbagai keperluan, baik saat aktivitas sendiri maupun rame-rame bareng keluarga. Dukungan konsep Multi Activity Vehicle Sienta memungkinkan Sienta menjadi kendaraan yang multiguna. Mau buat aktivitas apa saja, oke. Sooo, cocok banget dah buat mereka yang wira-wiri dan aktif. Aman, nyaman, simple. Ini mobil memang bukan hanya cantik, tapi multiguna broooo. Yukkk ahhhh! Salam otomotif.

@rahabganendra

Artikel ini ditayangkan juga di Akun Kompasiana milik Penulis, Berjudul "Pesona Cantik Sienta yang Multiguna"
Banyak factor pertimbangan konsumen dalam memilih mobil. Kenyamanan dan jaminan keamanan saat mobil dikendarai menjadi factor utama. Juga pertimbangan mulai dari model yang stylish demi status social, sampai factor nyaman karena multiguna. Enak dipakai ke kantor, ketemu klien, belanja, rekreasi, nge-café untuk sosialisasi dengan teman, nge-gym atau pun aktivitas sport lainnya. Nyaman digunakan di area perkotaan yang ‘hiruk-pikuk’ dengan ragam kondisinya, seperti macet, jalan yang rusak bahkan saat banjir. Juga bisa digunakan untuk sendiri maupun rame-rame dengan keluarga maupun teman. Kenyamanan tetap menjadi pertimbangan saat berkendara dengan ragam kondisi itu. Dan konsep mobil seperti itu ada di Toyota Sienta. Sebagai mobil MPV (Multi-Purpose Vehicle), dengan konsep Multi Activity Vehicle, Sienta nyaman dan cocok dipakai dalam ragam kondisi, kemana saja kita mau. *** “Coba saja Mas sedikit tarikan setelah belokan itu. Lumayan lurus jalannya. Biar ngrasain,” ujar Sugiarto, Sales Executive Toyota wilayah Jakarta Timur yang menemaniku test drive Sienta di pelataran area The Down Town Parking Area Summarecon Mall Bekasi, Minggu pagi (27/11/2016). Kesempatan menjajal Toyota All New Sienta memang tak kulewatkan, saat join dengan acara “Kompasiana Coverage Unlock Your Weekend Healthy Living: Fun Bike #PopUpPlayground”itu. Laa mobil 1500 cc produk Toyota ini memang menarik bukan hanya untuk dipandang saja, namun tentu harus icip-icip performanya saat melaju di dalamnya. Maka dua kali kesempatan mengetahui ragam fitur dan merasakan dibalik kemudi Sienta transmisi Speed Manual dan Sport Sequential Shiftmatic pun tak kulewatkan. Heheee Untuk diketahui Toyota Sienta untuk pasaran tanah air, sudah ada sejak tahun ini. Seri yang dipasarkan adalah seri E,G,V, dan Q. Konon desain Sienta ini sudah disesuaikan dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. Bahkan sebelum meluncurkan Sienta ke Indonesia, Toyota melakukan survei selama lima tahun. Nah! Jajal yuk Sienta (Foto GANENDRA) Jajal yuk Sienta (Foto GANENDRA) Sienta yang Elegan Tak Bikin Mati Gaya Sesaat memperhatikan tampilan sebelum menjajal laju mobil MPV ini, desain tampilan eksteriornya, kesan modern, cantik dan elegan terlihat. Aku bilang tampilannya premium banget. Istilah ‘premium’ sering kupakai untuk obyek yang kece-kece heheee. Rancangannya benar-benar terkesan eksklusif dan mewah. Bodi Sienta ini tak terlalu montok namun terlihat bongsor, secara ukuran dimensinya, panjang 4.235 mm, lebar 1.695 mm, dan tingginya 1.675. Untuk ground clearance sekilas terlihat agak tinggian. Konon rancangan khusus disesuaikan kondisi medan jalanan di Indonesia, khususnya kondisi jalanan perkotaan Indonesia. Maklum banyak kondisi jalan yang kurang bagus dan berlubang. Heheee. Apalagi ditopang dengan ‘kaki-kaki’ yang nampak kokoh namun cantik. Disematkannya velg desain sporty berukuran 16 inci (tipe G,V,Q) dibalut dengan ban berukuran 195/50 R16 Alloy Wheel. Kesan desain velg gagah juga. Jadi rasanya velg ndak perlu dimodif deh. Udah cakepan dan gayaaaa. Heheee. Elegan cocok untuk pria dan wanita (Foto GANENDRA) Elegan cocok untuk pria dan wanita (Foto GANENDRA) Bagian pengendara (Foto GANENDRA) Bagian pengendara (Foto GANENDRA) Menurutku secara garis besar, mobil MPV ini memang berkonsep desain elegan. Makanya cocok buat pria maupun wanita untuk di belakang kemudi. Bagi pria macho seperti saya hahaaa (dilarang protes) oke juga. Tak membuat kehilangan gaya premiumnya. Hehee. Untuk ‘hot daddy’ seperti kawan saya, Zulfikar Akbar, oke punya, gak bakalan mati gaya. Heheee. Untuk wanita? Cocok juga. ‘Masuk’ style buat wanita karir, maupun ibu rumah tangga. Sooo gak mati gaya juga deh. Itulah kubilang Sienta ini eksteriornya elegan. Dengan body yang modern, bodi depan dilengkapi grill trapezium. Lampu dengan LED-nya berpadu cantik dengan foglamp berbentuk bulat kombinasi bumper depan dan front grill simple namun elegan, semakin mengusung kesan cantik dan modern. Untuk bagian belakang? Bodi belakang dengan lampu LED berpadu stoplamp warna merah melingkar pada setiap sisi lampu terebut. Tentu saja Sienta semua tipe dilengkapi rear parking sensor, biar parkir mundurnya lancar dan mudah hehee. Gak nabrak tiang atau pohon hehehee. Itu tampilan eksterior yang aku amati. Soo mari kita masuk ke dalam kabin. “Itu Mas, mobilnya yang paling kiri,” kata Sugiarto, sambil mengulurkan kunci kontak Sienta. ‘Key with Immobilizer’. Mobil yang transmisi Sport Sequential Shiftmatic. Putih dan merah yang kujajal. (Foto GANENDRA) Putih dan merah yang kujajal. (Foto GANENDRA) Ia menunjukkan awal, pintu depan bagian pengemudi. Modern saat buka pintu depan. Pintu smart, hanya dengan memasukkan tangan ke handle, otomatis kunci terbuka. Simple. Masuk ke kursi pengemudi. Ada tempat khusus naruh kunci, di bagian dashboard kanan. Memperhatikan kabin depan, tengah, hingga belakang terasa lapang. Lega sekali liatnya. Memang Sienta terlihat bongsor sih, dan asyik kabinnya lega bikin nyaman saat beraktivitas di dalamnya. Bongsor, cantik nan elegan (Foto GANENDRA) Bongsor, cantik nan elegan (Foto GANENDRA) Power Sliding Door Desain dan teknologi cakep disematkan pada pintu tengahnya. Power sliding door atau pintu geser broo. Ini pintu yang bikin semakin lega bila dibuka. Gampang keluar masuk penumpangnya. Juga simple dan mudah membuka pintu saat parkir di tempat yang sempit. Untuk buka tutup, cukup dilakukan dengan pencet tombol di dashboard depan belakang kemudi alias Dual Power untuk Toyota Sienta (G,V,Q). Praktis banget. Sementara untuk Toyota Sienta Tipe E hanya diberikan Sliding Door manual saja. Pengaturan untuk Sliding door di Sienta tipe Q. (Foto GANENDRA) Pengaturan untuk Sliding door di Sienta tipe Q. (Foto GANENDRA) Nah teknologi pintu sudah geser yang bikin mudah parkir. Satu lagi menunjang kemudahan parkir adalah spion depan, kanan dan kiri. Ini juga tinggal pencet saja kalau mau melipat ke dalam. Jadi jangan ditekuk-tekuk manual brooo…. patah ntar heheee. “Gak perlu lipat manual Mas,” kata Sugiarto. Simple dah keren tho? Lagiaan harii giniii lipat manual heheee. Opsss jadi inget mobil tua di rumah hahaaa. Fitur Mirroring yang Manis Dashboard desainnya terlihat simple saja, ga rumit dengan banyak pernak-pernik. Manis tapi tak terlalu minimalis. Ada tempat fin AC (Air Conditioner), dudukan head unit, panel instrument, dan tombol start-stop engine (V dan Q). Fitur terakhir ini memudahkan saat menyalakan dan mematikan mesin. Cukup pencet tombol tanpa memasukkan anak kunci. Simple tho? Pada dudukan headnya dilengkapi dengan touch screen dengan ukuran 4,2 inci dan tampilan MID sehingga lebih mudah terbaca. Eh ada touch screen audio system terdiri dari DVD/aux/mp3/usb/ipod, internet browser, voice command (tipe Q, V dan G) juga Mirroring over Wi-Fi. “Fitur Mirroring ini bisa terhubung dengan perangkat Android maupun Ios, Mas,” kata Sugiarto sambil utak-atik ponselnya menyalakan fitur ini. Aku yang mengemudikan Sienta sesekali memperhatikan di layar. Test fitur Mirroring (Foto GANENDRA) Test fitur Mirroring (Foto GANENDRA) Eh ada warning tentang mengemudi yang aman dan taat peraturan juga hehee. (Foto GANENDRA) Eh ada warning tentang mengemudi yang aman dan taat peraturan juga hehee. (Foto GANENDRA) Fitur Mirroring ini terhubung dengan smartphone/ponsel kita melalui Wi-Fi. Jadi apa yang tampil di layar ponsel bisa terhubung ke layar monitor touch screen. Jadi mudah dilihat tampilan di ponsel melalui layar ini. Bagian bawah dashboard sebagai tempat tuas transmisi dan tombol pengatur audio. Tuas transmisi di konsol yang agak menjorok ke bawah. Saat aku memposisikan memegang tuas ini, terasa lebih santai, karena lengan tangan kiri bisa lebih rilek. Ada kejadian lucu, saat test drive yang transmisi manual. Aku ‘kagok’ saat operasikan Sienta berjalan mundur untuk parkir. Ternyata ada ‘cincin’ yang harus diangkat untuk ‘gigi mundurnya’. Wahahaa. Makanya kok gak bisa-bisa mundur yaaa. “Itu cincinnya diangkat dulu Mas,” kata seorang sales saat aku kewalahan mundurin yang manual. Oalaaah, laaa biasanya pakai yang standar sihh yaa. Gaa malu tapi saya hahaaa. Nah untuk bagian kemudi sih standar ukurannya. Bisa menyamankan diri dengan mengatur posisi jok pengemudi. Bagian setir ini dilengkapi sistem steering switch control lhoooo, lengkap dengan layar TFT multi information display. Sooo mau atur volume langsung dari bagian setirnya. Ga repot-repot tangan mesti menjangkau dasbord. Pan susah kalau sambil nyetir. Hehee Tuas transmisi di konsol (Foto GANENDRA) Tuas transmisi di konsol (Foto GANENDRA) Itu dia cincinnya. (Foto GANENDRA) Itu dia cincinnya. (Foto GANENDRA) Kabin Bongsor Kapasitas kabin Sienta cukup bongsor. Mengusung model tiga baris tempat duduk sehingga bisa memuat 6-7 orang. Ada handle di bagian atas, kecuali di pengemudi. Fungsinya yaa jelas untuk pegangan penumpang, baik depan maupun tengah. Untuk warna jok, warna coklat sebagai default varian V dan Q, sedangkan E dan G berwarna hitam. Untuk kursi depan dan tengah cukup lapang, menurutku. Kursi baris ke 2, dilengkapi dengan kursi model captain seat, terlihat mewah lhooo. Untuk kursi baris 3 atau belakang, ini kalah luas dengan baris kedua. Maklum saja karena ada ruang sisa bagasi sedikit dibalik kursi baris ketiga ini. Sooo, nampaknya barisan ini cocoknya untuk anak-anak. Bisa 2 atau 3 anak. Masih oke lah yaaaa. Kapasitas bisa disetel (Foto GANENDRA) Kapasitas bisa disetel (Foto GANENDRA) Sepeda pun muat broo (Foto GANENDRA) Sepeda pun muat broo (Foto GANENDRA) Nah kursi barisan ketiga ini bisa dilipat. Ini dimungkinkan karena fitur dive-in seat yang memungkinkan kursi baris ketiga bisa dimasukan ke baris kedua. Sooo kapasitas bagasi jadi nambah luas dong yaaa. Tak heran 2 mountain bike bisa ‘nyemplung’ di kabin Sienta ini. Tanpa repot-repot mesti mempreteli roda sepedanya. Secara jadi mudah dan simple. Cocok banget buat aktivitas fun bike dimana saja. Boleh dong dibilang bahwa Sienta ini mobil yang support banget untuk olahraga fun bike. Tak heran saat acara “Pop Up Play Ground, Unlock Your Weekend Healthy Living” yang digelar Toyota pada Minggu pagi (27/11/2016) di Area The Down Town Parking Area Summarecon Mall Bekasi, fun bike menjadi salah satu acara utamanya. Gowes bareng Sienta hehee. Kursi bisa dilipat. (Foto GANENDRA) Kursi bisa dilipat. (Foto GANENDRA) Tenaga Kuda Sienta Performa mesin Sienta? Saat menjajal Sienta memang tak cukup luas dan panjang areanya. Jadi secara maksimal untuk mengetahui dan merasakan performa mesin Toyota versi terbaru 2NR-FE varian 16-valve DOHC, Dual VVT-iE, belum terlalu bisa mengukur. Namun pastinya saat mengitari area test drive sebanyak 3 kali putaran, aku merasakan tarikannya halus, suara mesin halus, getaran dari mesin pun minim banget. Nyaman jadinya. Apalagi ditopang oleh suspensi yang mampu beroperasi secara fleksibel sehingga bisa menahan setiap goncangan seperti saat melewati jalanan yang berlubang atau rusak. Performa (Foto GANENDRA) Performa (Foto GANENDRA) Sienta, Aman dan Nyaman Deh! Nah tentang fitur keamanan, Sienta sudah cukup maksimal baik untuk pengemudi maupun penumpang. Ada 3 point seatbelt dan headrest. Dilengkapi juga dengan 2 buah Airbag yang berguna banget saat terjadi kecelakaan atau pun benturan (eeh amit-amit jangan sampe deh yaa). Untuk pengereman yang lebih akurat, Sienta dilengkapi dengan fitur Pre-Collision System (PCS) yang digunakan untuk mengatur sistem pengereman dan fitur Lane Departur Alert (LDA)serta Automatic High Beam (AHB). Terus untuk fasilitas kenyamanan ada stability control, Hill Start Assist (tipe Q) dan ISOFIX(semua tipe) yang digunakan sebagai tempat duduk anak-anak pada baris kursi yang kedua. Berkendara semakin nyaman dengan dukungan Double Blower AC (tipe Q, V dan G) yang pengaturannya ada di bagian bawah Head Unit. “Eh, coba Mas rasakan, suara luar masuk gak?” Tanya Sugiarto. Eh iya lorrr, cukup ‘senyap’ dengan dukungan kedap suara yang oke. Gak berisik deh, penumpang bisa dengan nyaman dengerin music. Sooo semakin nyaman saat menempuh perjalanan jauh. Sienta, cantik, elegan dan multiguna. (Foto GANENDRA) Sienta, cantik, elegan dan multiguna. (Foto GANENDRA) Sooo dengan bandrol tataran angka Rp.230-295 juta rupiah (harga OTR Jakarta yang mungkin saja mengalami perubahan) dan beragam fitur kenyamanan dan keamanannya, Sienta cukup oke digunakan untuk berbagai keperluan, baik saat aktivitas sendiri maupun rame-rame bareng keluarga. Dukungan konsep Multi Activity Vehicle Sienta memungkinkan Sienta menjadi kendaraan yang multiguna. Mau buat aktivitas apa saja, oke. Sooo, cocok banget dah buat mereka yang wira-wiri dan aktif. Aman, nyaman, simple. Ini mobil memang bukan hanya cantik, tapi multiguna broooo. Yukkk ahhhh! Salam otomotif. @rahabganendra

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/rahab2/pesona-cantik-sienta-yang-multiguna_58419ce6327b61a609ddeafa
Banyak factor pertimbangan konsumen dalam memilih mobil. Kenyamanan dan jaminan keamanan saat mobil dikendarai menjadi factor utama. Juga pertimbangan mulai dari model yang stylish demi status social, sampai factor nyaman karena multiguna. Enak dipakai ke kantor, ketemu klien, belanja, rekreasi, nge-café untuk sosialisasi dengan teman, nge-gym atau pun aktivitas sport lainnya. Nyaman digunakan di area perkotaan yang ‘hiruk-pikuk’ dengan ragam kondisinya, seperti macet, jalan yang rusak bahkan saat banjir. Juga bisa digunakan untuk sendiri maupun rame-rame dengan keluarga maupun teman. Kenyamanan tetap menjadi pertimbangan saat berkendara dengan ragam kondisi itu. Dan konsep mobil seperti itu ada di Toyota Sienta. Sebagai mobil MPV (Multi-Purpose Vehicle), dengan konsep Multi Activity Vehicle, Sienta nyaman dan cocok dipakai dalam ragam kondisi, kemana saja kita mau. *** “Coba saja Mas sedikit tarikan setelah belokan itu. Lumayan lurus jalannya. Biar ngrasain,” ujar Sugiarto, Sales Executive Toyota wilayah Jakarta Timur yang menemaniku test drive Sienta di pelataran area The Down Town Parking Area Summarecon Mall Bekasi, Minggu pagi (27/11/2016). Kesempatan menjajal Toyota All New Sienta memang tak kulewatkan, saat join dengan acara “Kompasiana Coverage Unlock Your Weekend Healthy Living: Fun Bike #PopUpPlayground”itu. Laa mobil 1500 cc produk Toyota ini memang menarik bukan hanya untuk dipandang saja, namun tentu harus icip-icip performanya saat melaju di dalamnya. Maka dua kali kesempatan mengetahui ragam fitur dan merasakan dibalik kemudi Sienta transmisi Speed Manual dan Sport Sequential Shiftmatic pun tak kulewatkan. Heheee Untuk diketahui Toyota Sienta untuk pasaran tanah air, sudah ada sejak tahun ini. Seri yang dipasarkan adalah seri E,G,V, dan Q. Konon desain Sienta ini sudah disesuaikan dengan kebutuhan konsumen di Indonesia. Bahkan sebelum meluncurkan Sienta ke Indonesia, Toyota melakukan survei selama lima tahun. Nah! Jajal yuk Sienta (Foto GANENDRA) Jajal yuk Sienta (Foto GANENDRA) Sienta yang Elegan Tak Bikin Mati Gaya Sesaat memperhatikan tampilan sebelum menjajal laju mobil MPV ini, desain tampilan eksteriornya, kesan modern, cantik dan elegan terlihat. Aku bilang tampilannya premium banget. Istilah ‘premium’ sering kupakai untuk obyek yang kece-kece heheee. Rancangannya benar-benar terkesan eksklusif dan mewah. Bodi Sienta ini tak terlalu montok namun terlihat bongsor, secara ukuran dimensinya, panjang 4.235 mm, lebar 1.695 mm, dan tingginya 1.675. Untuk ground clearance sekilas terlihat agak tinggian. Konon rancangan khusus disesuaikan kondisi medan jalanan di Indonesia, khususnya kondisi jalanan perkotaan Indonesia. Maklum banyak kondisi jalan yang kurang bagus dan berlubang. Heheee. Apalagi ditopang dengan ‘kaki-kaki’ yang nampak kokoh namun cantik. Disematkannya velg desain sporty berukuran 16 inci (tipe G,V,Q) dibalut dengan ban berukuran 195/50 R16 Alloy Wheel. Kesan desain velg gagah juga. Jadi rasanya velg ndak perlu dimodif deh. Udah cakepan dan gayaaaa. Heheee. Elegan cocok untuk pria dan wanita (Foto GANENDRA) Elegan cocok untuk pria dan wanita (Foto GANENDRA) Bagian pengendara (Foto GANENDRA) Bagian pengendara (Foto GANENDRA) Menurutku secara garis besar, mobil MPV ini memang berkonsep desain elegan. Makanya cocok buat pria maupun wanita untuk di belakang kemudi. Bagi pria macho seperti saya hahaaa (dilarang protes) oke juga. Tak membuat kehilangan gaya premiumnya. Hehee. Untuk ‘hot daddy’ seperti kawan saya, Zulfikar Akbar, oke punya, gak bakalan mati gaya. Heheee. Untuk wanita? Cocok juga. ‘Masuk’ style buat wanita karir, maupun ibu rumah tangga. Sooo gak mati gaya juga deh. Itulah kubilang Sienta ini eksteriornya elegan. Dengan body yang modern, bodi depan dilengkapi grill trapezium. Lampu dengan LED-nya berpadu cantik dengan foglamp berbentuk bulat kombinasi bumper depan dan front grill simple namun elegan, semakin mengusung kesan cantik dan modern. Untuk bagian belakang? Bodi belakang dengan lampu LED berpadu stoplamp warna merah melingkar pada setiap sisi lampu terebut. Tentu saja Sienta semua tipe dilengkapi rear parking sensor, biar parkir mundurnya lancar dan mudah hehee. Gak nabrak tiang atau pohon hehehee. Itu tampilan eksterior yang aku amati. Soo mari kita masuk ke dalam kabin. “Itu Mas, mobilnya yang paling kiri,” kata Sugiarto, sambil mengulurkan kunci kontak Sienta. ‘Key with Immobilizer’. Mobil yang transmisi Sport Sequential Shiftmatic. Putih dan merah yang kujajal. (Foto GANENDRA) Putih dan merah yang kujajal. (Foto GANENDRA) Ia menunjukkan awal, pintu depan bagian pengemudi. Modern saat buka pintu depan. Pintu smart, hanya dengan memasukkan tangan ke handle, otomatis kunci terbuka. Simple. Masuk ke kursi pengemudi. Ada tempat khusus naruh kunci, di bagian dashboard kanan. Memperhatikan kabin depan, tengah, hingga belakang terasa lapang. Lega sekali liatnya. Memang Sienta terlihat bongsor sih, dan asyik kabinnya lega bikin nyaman saat beraktivitas di dalamnya. Bongsor, cantik nan elegan (Foto GANENDRA) Bongsor, cantik nan elegan (Foto GANENDRA) Power Sliding Door Desain dan teknologi cakep disematkan pada pintu tengahnya. Power sliding door atau pintu geser broo. Ini pintu yang bikin semakin lega bila dibuka. Gampang keluar masuk penumpangnya. Juga simple dan mudah membuka pintu saat parkir di tempat yang sempit. Untuk buka tutup, cukup dilakukan dengan pencet tombol di dashboard depan belakang kemudi alias Dual Power untuk Toyota Sienta (G,V,Q). Praktis banget. Sementara untuk Toyota Sienta Tipe E hanya diberikan Sliding Door manual saja. Pengaturan untuk Sliding door di Sienta tipe Q. (Foto GANENDRA) Pengaturan untuk Sliding door di Sienta tipe Q. (Foto GANENDRA) Nah teknologi pintu sudah geser yang bikin mudah parkir. Satu lagi menunjang kemudahan parkir adalah spion depan, kanan dan kiri. Ini juga tinggal pencet saja kalau mau melipat ke dalam. Jadi jangan ditekuk-tekuk manual brooo…. patah ntar heheee. “Gak perlu lipat manual Mas,” kata Sugiarto. Simple dah keren tho? Lagiaan harii giniii lipat manual heheee. Opsss jadi inget mobil tua di rumah hahaaa. Fitur Mirroring yang Manis Dashboard desainnya terlihat simple saja, ga rumit dengan banyak pernak-pernik. Manis tapi tak terlalu minimalis. Ada tempat fin AC (Air Conditioner), dudukan head unit, panel instrument, dan tombol start-stop engine (V dan Q). Fitur terakhir ini memudahkan saat menyalakan dan mematikan mesin. Cukup pencet tombol tanpa memasukkan anak kunci. Simple tho? Pada dudukan headnya dilengkapi dengan touch screen dengan ukuran 4,2 inci dan tampilan MID sehingga lebih mudah terbaca. Eh ada touch screen audio system terdiri dari DVD/aux/mp3/usb/ipod, internet browser, voice command (tipe Q, V dan G) juga Mirroring over Wi-Fi. “Fitur Mirroring ini bisa terhubung dengan perangkat Android maupun Ios, Mas,” kata Sugiarto sambil utak-atik ponselnya menyalakan fitur ini. Aku yang mengemudikan Sienta sesekali memperhatikan di layar. Test fitur Mirroring (Foto GANENDRA) Test fitur Mirroring (Foto GANENDRA) Eh ada warning tentang mengemudi yang aman dan taat peraturan juga hehee. (Foto GANENDRA) Eh ada warning tentang mengemudi yang aman dan taat peraturan juga hehee. (Foto GANENDRA) Fitur Mirroring ini terhubung dengan smartphone/ponsel kita melalui Wi-Fi. Jadi apa yang tampil di layar ponsel bisa terhubung ke layar monitor touch screen. Jadi mudah dilihat tampilan di ponsel melalui layar ini. Bagian bawah dashboard sebagai tempat tuas transmisi dan tombol pengatur audio. Tuas transmisi di konsol yang agak menjorok ke bawah. Saat aku memposisikan memegang tuas ini, terasa lebih santai, karena lengan tangan kiri bisa lebih rilek. Ada kejadian lucu, saat test drive yang transmisi manual. Aku ‘kagok’ saat operasikan Sienta berjalan mundur untuk parkir. Ternyata ada ‘cincin’ yang harus diangkat untuk ‘gigi mundurnya’. Wahahaa. Makanya kok gak bisa-bisa mundur yaaa. “Itu cincinnya diangkat dulu Mas,” kata seorang sales saat aku kewalahan mundurin yang manual. Oalaaah, laaa biasanya pakai yang standar sihh yaa. Gaa malu tapi saya hahaaa. Nah untuk bagian kemudi sih standar ukurannya. Bisa menyamankan diri dengan mengatur posisi jok pengemudi. Bagian setir ini dilengkapi sistem steering switch control lhoooo, lengkap dengan layar TFT multi information display. Sooo mau atur volume langsung dari bagian setirnya. Ga repot-repot tangan mesti menjangkau dasbord. Pan susah kalau sambil nyetir. Hehee Tuas transmisi di konsol (Foto GANENDRA) Tuas transmisi di konsol (Foto GANENDRA) Itu dia cincinnya. (Foto GANENDRA) Itu dia cincinnya. (Foto GANENDRA) Kabin Bongsor Kapasitas kabin Sienta cukup bongsor. Mengusung model tiga baris tempat duduk sehingga bisa memuat 6-7 orang. Ada handle di bagian atas, kecuali di pengemudi. Fungsinya yaa jelas untuk pegangan penumpang, baik depan maupun tengah. Untuk warna jok, warna coklat sebagai default varian V dan Q, sedangkan E dan G berwarna hitam. Untuk kursi depan dan tengah cukup lapang, menurutku. Kursi baris ke 2, dilengkapi dengan kursi model captain seat, terlihat mewah lhooo. Untuk kursi baris 3 atau belakang, ini kalah luas dengan baris kedua. Maklum saja karena ada ruang sisa bagasi sedikit dibalik kursi baris ketiga ini. Sooo, nampaknya barisan ini cocoknya untuk anak-anak. Bisa 2 atau 3 anak. Masih oke lah yaaaa. Kapasitas bisa disetel (Foto GANENDRA) Kapasitas bisa disetel (Foto GANENDRA) Sepeda pun muat broo (Foto GANENDRA) Sepeda pun muat broo (Foto GANENDRA) Nah kursi barisan ketiga ini bisa dilipat. Ini dimungkinkan karena fitur dive-in seat yang memungkinkan kursi baris ketiga bisa dimasukan ke baris kedua. Sooo kapasitas bagasi jadi nambah luas dong yaaa. Tak heran 2 mountain bike bisa ‘nyemplung’ di kabin Sienta ini. Tanpa repot-repot mesti mempreteli roda sepedanya. Secara jadi mudah dan simple. Cocok banget buat aktivitas fun bike dimana saja. Boleh dong dibilang bahwa Sienta ini mobil yang support banget untuk olahraga fun bike. Tak heran saat acara “Pop Up Play Ground, Unlock Your Weekend Healthy Living” yang digelar Toyota pada Minggu pagi (27/11/2016) di Area The Down Town Parking Area Summarecon Mall Bekasi, fun bike menjadi salah satu acara utamanya. Gowes bareng Sienta hehee. Kursi bisa dilipat. (Foto GANENDRA) Kursi bisa dilipat. (Foto GANENDRA) Tenaga Kuda Sienta Performa mesin Sienta? Saat menjajal Sienta memang tak cukup luas dan panjang areanya. Jadi secara maksimal untuk mengetahui dan merasakan performa mesin Toyota versi terbaru 2NR-FE varian 16-valve DOHC, Dual VVT-iE, belum terlalu bisa mengukur. Namun pastinya saat mengitari area test drive sebanyak 3 kali putaran, aku merasakan tarikannya halus, suara mesin halus, getaran dari mesin pun minim banget. Nyaman jadinya. Apalagi ditopang oleh suspensi yang mampu beroperasi secara fleksibel sehingga bisa menahan setiap goncangan seperti saat melewati jalanan yang berlubang atau rusak. Performa (Foto GANENDRA) Performa (Foto GANENDRA) Sienta, Aman dan Nyaman Deh! Nah tentang fitur keamanan, Sienta sudah cukup maksimal baik untuk pengemudi maupun penumpang. Ada 3 point seatbelt dan headrest. Dilengkapi juga dengan 2 buah Airbag yang berguna banget saat terjadi kecelakaan atau pun benturan (eeh amit-amit jangan sampe deh yaa). Untuk pengereman yang lebih akurat, Sienta dilengkapi dengan fitur Pre-Collision System (PCS) yang digunakan untuk mengatur sistem pengereman dan fitur Lane Departur Alert (LDA)serta Automatic High Beam (AHB). Terus untuk fasilitas kenyamanan ada stability control, Hill Start Assist (tipe Q) dan ISOFIX(semua tipe) yang digunakan sebagai tempat duduk anak-anak pada baris kursi yang kedua. Berkendara semakin nyaman dengan dukungan Double Blower AC (tipe Q, V dan G) yang pengaturannya ada di bagian bawah Head Unit. “Eh, coba Mas rasakan, suara luar masuk gak?” Tanya Sugiarto. Eh iya lorrr, cukup ‘senyap’ dengan dukungan kedap suara yang oke. Gak berisik deh, penumpang bisa dengan nyaman dengerin music. Sooo semakin nyaman saat menempuh perjalanan jauh. Sienta, cantik, elegan dan multiguna. (Foto GANENDRA) Sienta, cantik, elegan dan multiguna. (Foto GANENDRA) Sooo dengan bandrol tataran angka Rp.230-295 juta rupiah (harga OTR Jakarta yang mungkin saja mengalami perubahan) dan beragam fitur kenyamanan dan keamanannya, Sienta cukup oke digunakan untuk berbagai keperluan, baik saat aktivitas sendiri maupun rame-rame bareng keluarga. Dukungan konsep Multi Activity Vehicle Sienta memungkinkan Sienta menjadi kendaraan yang multiguna. Mau buat aktivitas apa saja, oke. Sooo, cocok banget dah buat mereka yang wira-wiri dan aktif. Aman, nyaman, simple. Ini mobil memang bukan hanya cantik, tapi multiguna broooo. Yukkk ahhhh! Salam otomotif. @rahabganendra

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/rahab2/pesona-cantik-sienta-yang-multiguna_58419ce6327b61a609ddeafa

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

Featured Post

(VLOG) Slalom Daihatsu New SIRION 2015

Peluncuran Daihatsu City Car NEW SIRION dan Slalom Sirion Time Battle 2015 di Parkir Selatan Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, 14 Februa...